[FF] The Baddest Male part 1/6

Image

                

Cast    : Lee donghae Super Junior

              Yoona SNSD

             Seohyun SNSD

Cameo : Yuri snsd

              Jessica snsd

             Tiffany snsd

Genre             : Romance/ chapter

Author POV

Donghae. Siapa yang tidak mengenal lelaki tampan bermarga lee itu. Seluruh orang di kampus tentu mengenalnya dengan baik. Mulai dari kesombongannya, kebiasannya yang suka berganti pacar dan perlu kalian ketahui donghae biasanya berpacaran dengan gadis tidak lebih dari 15 hari. Tapi, anehnya meskipun seisi kampus telah mengetahui itu masih saja banyak yeoja – yeoja yang mengejarnya, termasuk Jeti. Jeti, alias Jessica Tiffany adalah dua bunga kampus yang berasal dari keluarga super duper kaya. Sikap Jessica dan Tiffany tidak jauh berbeda dengan sikap donghae. Jessica dan Tiffany selalu menganggu dan menindas orang – orang di kampus seperti saat ini kedua gadis cantik itu sedang mengganggu seorang gadis yang tampaknya culun.

            “ Yaak…kenapa gadis jelek dan miskin sepertimu bisa menjadi mahasiswi di kampus kami? Ini benar – benar memalukan “ kata Jessica “ Lihat saja pakaiannya benar – benar jelek dan kuno dan juga tubuhnya…agh..aku bisa muntah “

            “ Apa kau tidak pernah ke salon?”  tanya tiffany meledek “ Ah..mianhae..aku lupa gadis miskin sepertimu makan sekali sehari pun sudah sangat bersyukur “

            “ Dan gadis sepertimu..kudengar kau menyukai Donghae oppa? Benar?” tanya Jessica sambil menatap tajam gadis itu “ Kau pikir kau pantas, hah!!? Menjadi pembantunya saja kau sudah harus sangat bersyukur “

            “ Jangan pernah bermimpi terlalu tinggi “ tambah Tiffany.

            “ Yak yak yak.. apa yang sedang kalian lakukan?” ujar sebuah suara. Orang itu adalah donghae. Sumber dari segala masalah di kampus “ Aish.. Jessica Tiffany kalian sedang apa, huh?”

            Jessica dan Tiffany langsung mendekati donghae lalu memeluk tangan donghae. “ Oppa, kau lihat gadis itu? Ia bilang ia menyukaimu “

            “ Ne, maukah kau menjadi pacarnya?” tambah Tiffany

            “ And..andwae.. bukan seperti itu…”

            “ Menjadi pacar gadis itu?” tanya donghae sambil menunjuk “ Agh..jangan bercanda. Menjadi pembantuku pun gadis itu tak pantas apalagi menjadi kekasihku . Kekasihku adalah gadis – gadis cantik nan seksi seperti kalian “ kata donghae sambil menggoda Jessica dan Tiffany.

            “ Aku sudah tau kau tidak mungkin mau bersama gadis kampungan itu, oppa “ kata Jessica sambil bersandar di bahu donghae.

            “ Tapi.. gadis itu membuatkan kue untukmu, oppa. Aku bingung apa dia semiskin itu sehingga tidak bisa membelikan kue untukmu atau…ia sudah menaruh guna – guna di kue itu. Aish.. gadis miskin memang selalu begitu. Menjerat lelaki kaya agar kemelaratan kehidupan mereka selesai .

            “ Mwo!?” Tanya Donghae kaget. Ia menatap gadis itu lekat – lekat “ Apa benar kau membuatkan ku kue?”

            Gadis itu hanya menunduk tak berani menjawab. Donghae mendekati gadis itu lalu bertanya sekali lagi “ Jawab pertanyaanku!! Apa kau benar membuat kue untukku?’

            “ Ne oppa “ kata gadis itu sambil mengeluarkan kue dai tasnya “ In…ini”

            Donghae tersenyum lalu mengambil kue itu “ Gomawo “ katanya lalu menjatuhkan kue itu ke lantai “ Tapi, sayang aku tidak bisa makan – makanan tikus seperti itu . Sekarang bersihkan itu dengan pakaianmu “ kata donghae sambil melirik gadis itu sinis. Kemudian ia menatap orang – orang yang mengerumuni gadis itu “ Mulai sekarang, siapapun yang mendekati ataupun berteman dengan gadis ini…akan menjadi musuh besarku “ kata donghae sambil mencibir ke arah gadis itu lalu pergi diikuti Jessica dan Tiffany yang hanya tertawa melihat adegan itu.

YoonA POV

            “ Aish… pria bernama lee donghae itu..benar – benar “ kata yoona kesal saat melihat adegan tadi “ Apa ia pikir dirinya begitu tampan, huh?”

            “ Aigoo..dia memang tampan dan dia juga pria kaya raya. Dia benar – benar lelaki idaman para wanita “ kata Yuri, sahabat baik Yoona .

            “ Tampan dan kaya tapi jika kelakuannya seperti itu…hhhh menjijikkan “ kata yoona lagi “ Kau tau? Aku seratus kali lebih memilij bersama lelaki miskin tapi baik “

            “ Hahahaha….kau memang tidak berubah dari dulu “ kata Yuri lagi “ Oh iya ngomong – ngomong bagaimana kabar ibumu? Apa ibumu baik – baik saja?”

            Yoona menghela napas “ Keadaan eomma semakin memburuk. Ia harus segera di operasi tapi, kau tau sendiri kan kedaan ekonomi keluargaku bagaimana. Ditambah lagi appa…”

            “ Appamu kenapa?’ tanya Yuri lagi

            “Tidak apa – apa “ kata yoona “ Aku pulang dulu, ya banyak yang harus aku kerjakan

Author POV

            Di sebuah restoran cepat saji tampak seorang gadis cantik sedang melayani pelanggan dengan ramah. Gadis itu adalah Yoona. Yoona memang bekerja paruh waktu di sebuah restoran cepat saji. Hal itulah yang membuatnya harus segera pulang jika kelas sudah selesai.

            “ Pelayan..tolong bersihkan meja ini untukku “ kata seorang gadis cantik yang bersama pria tampan . Yoona langsung menghampiri meja itu dan membersihkannya “ Ei..bukankah kau Yoona ?” kata gadis itu lagi.

            “ Iya, aku yoona “ kata yoona sambil menunduk .

            “ Kau bekerja disini ?” tanya gadis itu lagi “ Oh.. aku tau kau pasti perlu membantu keluargamu yang miskin, kan?”

            Yoona hanya terdiam “ Kalian mau pesan apa?”

            “ Makanan dan minuman yang paling enak di sini, aku pesan semua “ kata donghae “ Pergilah, gadis miskin dan jelek sepertimu membuatku mual “

            “ Tak kusangka bertemu dengannya disini “ ujar gadis yang bersama donghae setelah yoona pergi.

            “ Dia siapa, chagi?”

            “ Dia yoona, teman sekelasku . Sudahlah jangan di bahas “ kata gadis itu lagi .

Donghae POV

            Ini sudh 15 hari aku berpacaran dengan seohyun sudah saatnya aku mengakhiri hubungan ini. Hahaha… entah siapa lagi targetku setelah ini. Kupikir aku akan mencari gadis di luar kampus.  Hidup seperti ini benar – benar menyenangkan “ Kau lihat kan Sooyoung… aku bisa mencari gadis yang lebih baik darimu “ kataku sambil menatap foto seorang gadis yang kusimpan di laci mejaku “ Kau pikir cuma kau gadis yang ada dihatiku, huh? Jangan kau pikir karena kau cinta pertamaku aku tidak akan bisa melupakanmu. Kau salah “ kataku lagi . Aku menatap gadis di foto itu lekat – lekat “ Wae? Apa kau akan berteriak padaku seperti yang biasa kau lakukan? Kau pikir kau begitu cantik, huh? Kau benar – benar wanita paling bodoh di dunia ini karena meninggalkan pangeran tampan sepertiku. Kau bodoh, soo. Aku benar – benar membencimu “  Kata ku lagi.

            Aku kembali menyimpan foto gadis yang pernah kucintai…ani… gadis yang kucintai itu ke dalam laci mejaku. Meskipun di mulut aku selalu bilang membencinya tapi dihatiku ia aku masih sangat mencintainya. Rasa cintaku padanya semakin hari semakin bertambah. Aku merindukan gadisku yang sekarang aku bahkan tak tau dimana dia. Aku selalu bilang pada orang – orang akan memakinya jika ia ada dihadapanku. Tapi, yang sesungguhnya akan kulakukan jika ia ada di hadapanku adalah… mungkin aku akan bersujud di hadapannya agar ia mau kembali padaku . Aku berjalan keluar kamar sambil memainkan kunci mobil. Aku sudah meminta seohyun menungguku di cafe. Gadis itu tampaknya sangat senang kuajak bertemu. Andai ia tau aku akan mengakhiri hubungan kami mungkin dia akan menangis menjerit – jerit di hadapanku sambil memohon agar aku tidak mengakhiri hubungan kami “Kau lihat, soo? Aku bisa membuat semua gadis bertekuk lutut di hadapanku . Tapi kau yang sudah jelas – jelas mendapat cintaku malah menyia- nyiakanku. Kau benar – benar gadis bodoh, soo. Kau bodoh!”

 

 

[FF] Secret Note 2/2 9END)

Cast : Tiffany SNSD

          Sunny SNSD

          Sungmin Super junior

Genre : Romance/ sad ending/ two shoot

last part

Seoul, 28 – 01-2013

Sudah beberapa hari aku tidak masuk sekolah. Penyakitku semakin memburuk.  Ada yang bilang sudah saatnya aku dipindahkan ke sekolah “khusus”. Tp, aku belum siap. Aku juga tidak ingin kembali ke sekolah. Jd, aku bilang pada appa sebaiknya untuk beberapa lama aku tinggal dirumah kalau aku sudah siap untuk kesekolah khusus aku akan pergi ke sana.

part 2

            Sunny mengusap air matanya yang terus bercucuran. Memang,sejak kejadian itu tiffany menghilang. Ia tak pernah datang ke sekolah lagi. Awalnya sunny berpikir bahwa tiffany absen karena ia malu untuk datang ke sekolah. Namun, setelah seminggu lebih ia tidak juga masuk sekolah sunny mulai khawatir. Ya, meskipun sunny membenci kenyataan bahwa ia masih memikirkan sahabatnya itu namun ia tidak bisa mnegingkari ia benar – benar khawatir akan kondisi tiffany. Apalagi akhir – akhir itu tubuh tiffany semakin kurus, wajahnya selalu tampak pucat dan jalannya lambat. Sangat aneh. Akhirnya sunny memutuskan untuk menelpon ke rumah tiffany sepulang sekolah. Namun, tidak jadi karena saat jam istirahat sunny bertemu dengan Hwang Ahjussi. Hwang Ahjussi adalah ayah tiffany. Sunny langsung menyapanya dan menanyakan kabar tiffany dan sunny benar – benar kaget mendengar kabar sahabatnya itu.

            Sunny masih ingat saat itu Hwang Ahjussi tampak sangat stres dan kelelahan. Ia yang biasanya tegas itu pun tak mampu menahan tangis saat menceritakan kondisi anaknya yang semakin hari makin menyedihkan

            “ Dia terkena spinocellebar degeneration “ kata Hwang Ahjussi “ Penyakit itu akan membuat pengelihatannya perlahan mulai kabur, Jika ingin mengambil benda akan susah, berbicara pun akan susah, perlahan – lahan akan lumpuh dan tidak bisa berjalan dan pada akhirnya hanya terbaring lemah di tempat tidur “ ujar hwang ahjussi sambil menangis “ Mengapa takdir sangat kejam padaku, sunny ? Apa aku pernah melakukan dosa yang sangat ebsar di masa lalu? Dulu aku kehilangan istriku karena penyakit yang sama. Sudah cukup aku mengalami hal itu sekali kenapa harus kualami lagi?” isak hwang ahjussi.

            “ mwo!!? Kau bercanda kan, ahjussi!? Itu pasti bohong “ ujar sunny sambil berusaha menahan tangis “ Tiffany adalah yeoja paling kuat yang pernah aku kenal “.

            “ Akan lebih menyenangkan jika aku bisa berkata itu bercanda “

            “ pasti bisa disembuhkan, kan?” tanya sunny penuh harap

            “Sayangnya, tidak bisa “ ujar hwang ahjussi lemah

            “ Lalu dimana dia sekarang?”

            “ Di sekolah khusus “ ujar hwang ahjussi “ Tiffany tidak ingin membuatmu dan teman – teman yang lain bersedih jika mengetahui kondisinya jadi ia memintaku untuk merahasiakannya. Tiffany selalu menceritakan padaku bahwa kalian selalu memperlakukannya dengan baik dan bersahabat meskipun ia sering merepotkan kalian.Aku mewakili tiffany mengucapkan banyak terima kasih padamu dan juga teman – teman yang lain “ kata hwang ahjussi sambil tersenyum.

            Sunny langsung terdiam merutuki dirinya sendiri. Sahabat macam dia? Disaat sahabatnya sedang benar – benar membutuhkan kehadirannya, ia malah menjauh dan membuat tiffany seolah berada di neraka. Tapi, tiffany malah menceritakan hal sebaliknya dari apa yang terjadi “ Tiffany…jeongmal mianhae “

Seoul, 02 – 02-2013

Hari ini sunny dan teman – teman yg lain menjengukku. Aku sangat senang sekaligus malu. Mereka melihatku dalam kedaan yang sangat kacau. Aku menggunakan baju tidur terbaring lemah di kasur dengan wajah pucat dan tubuh yang semakin kurus. Sunny dan teman – teman yg lain menangis meminta maaf padaku. Sungmin juga datang menjengukku tadi hehehe… dia sudah berpacaran dengan sunny. Sunny sempat bilang akan putus dengan sungmin tapi aku melarangnya L

Aku jadi semakin sulit berbicara. Tubuhku memang lemah bahkan sekarang berdiri saja tidak bisa. Appa membelikan aku kursi roda agar aku tidak merepotkan yang lain. Belakangan ini appa slalu menangis jika menjengguku di rumah sakit. Oh iya, tulisanku sekarang ini…benar – benar jelek aku sendiri tidak bisa membacanya.

 

Hari ini sunny dan teman – teman yang lain ujian. Aku sangat ingin ikut ujian L tapi, apa daya? Aku tidak bisa.

Semalam aku bermimpi bertemu eomma. Eomma sangat cantik. Aku merindukan eomma. Eomma mengajakku terbang tinggi sekali….jauh…jauh…semakin jauh. Eomma bilang setelah ini aku tidak akan merasa kesakitan lagi.

 

            Sunny menatap sendu keluar jendela . Sejak pulang dari pemakaman tiffany tadi pagi ia terus mengurung diri di kamarnya. Tiba – tiba seseorang memeluknya ddari belakang sambil berbisik “ Relakanlah dia, jagi “ bisik sungmin lembut “ Mungkin ini memang jalan yang terbaik untuknya “

\           Sunny hanya mengangguk sambil berkata dalam hati “ Maafkan aku, fanny… seandainya waktu bisa kuputar kembali aku ingin kembali ke saat – saat dimana kita masih bersahabat. Mianhae, fanny. Selamat jalan “

                                                            THE END

 

 

 

[FF] Secret Note 1/2

Cast : Tiffany SNSD

          Sunny SNSD

          Sungmin Super junior

Genre : Romantic/ Sad ending/ two shoot

 

Seoul, 15-12-2012

Aku bingung. Belakangan ini aku sering sekali terjatuh. Tadi saja saat berangkat sekolah aku jatuh lagi. Lututku berdarah dan rasanya benar – benar sakit. Untungnya ada seorang namja yang memakai seragam yang sama sepertiku membantuku. Ia memapahku dan kami berangkat versama. Ia laki – laki yang tampan dan baik. Namanya… Lee Sungmin

 

Seoul, 17- 12-2013

Appa semakin hari semakin protective padaku. Aku tidak boleh terlalu lelah, tidak boleh makan terlambat, tidak boleh begadang. Aish,,, ia benar – benar aneh.  Appa juga sering menangis sambil memandang foto eomma. Apa appa merindukan eomma?

 

            Sunny menghapus air matanya yang mengalir deras di pipinya saat membaca note yang tertulis di ipad milik sahabatnya, Tiffany. Sunny melirik tubuh yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit itu dengan pandangan nanar “ Fanny..mengapa kau tak jujur padaku sejak awal?Kenapa tidak bilang namja yang kau sukai adalah sungmin?” kata sunny dengan air mata berlinang. Ia membaca note selanjutnya

Seoul, 20-12-2012

Namja yang menolongku itu ternyata sekelas denganku. Aku sangat senang. Tapi, ternyata sahabatku, sunny juga menyukainya.Aih, ottohke? Haruskah aku berebut namja dengannya? Apa aku harus bilang padanya soal perasanku pada sungmin? Aku bingung.

Hari ini hari minggu yang sangat cerah. Tapi, aku hanya melewatkannya dengan terbaring lemah di kamarku. Ya, kemarin malam aku jatuh dari tangga. Aku tidak tau mengapa bisa begini L pandanganku pun sering mendadak kabur . Sebenarnya aku sakit apa? Appa bilang aku hanya kelelahan tapi kenapa aku harus tiap hari ke rumah sakit? Ah.. aku punya firasat buruk L.

 

Seoul, 21 – 12-2012

Sunny tampaknya benar – benar menyukai sungmin. Setiap hari ia terus membicarakan sungmin dan menceritakan betapa baiknya sungmin padanya. Aku Cuma tersenyum. Sungmin memang baik. Sungmin sering menemaniku menunggu appa menjemputku. Appa memang semakin hari semakin aneh. Tidak hanya menjadi over protective sekarang kemana – mana aku diantar. Padahla dulu appa selalu memintaku untuk mandiri.

 

Seoul, 22-12-2012

Sungmin romantis sekali J ia membuatkan aku sebuah lagu yang sangat indah. Ah..aku benar – benar menyukainya. Tapi, aku bertekad tidak akan menyakiti sunny . Aku merelakan sungmin untuk sunny. Lagipula, sepertinya sunny dan sungmin akan segera jadian. Kulihat mereka sangat dekat.

 

Seoul, 25-12-2012

Tadi Kim Songsaengnim membagikan nama kelompok untuk tugas percakapan. Aku sangat senang karena aku berdua dengan sungmin. Sunny sedih mendengarnya lalu meminta kami bertukar tempat. Sebenarnya aku enggan tp aku tidak bisa menolak dan menyakiti hati sunny. Sunny tentu tidak bermaksud menyakitiku, kan? Dia kan tidak tau perasaanku pada sungmin sebenarnya. Seandainya sunny tau ia tentu akan berpikir sepertiku, mengalah.

 

Seoul, 05 – 01-2012

Hari ini kuberikan tiket konser super junior pada sunny agar ia bisa menonton konser tersebut berdua dengan sungmin. Awalnya aku mau menonton konser berdua bersama sunny. Tp, sunny memohon padaku untuk memberikan tiketku pada sungmin. Walau sedih tidak bisa menonton konser aku memberikan tiket itu dengan suka rela. Ani..sebenarnya sedikit terpaksa. Hatiku sakit saat membayangkan sunny dan sungmin nonton berdua. Apa aku cemburu? Bukankah aku mau merelakan sungmin? Tapi, sikap sungmin padaku benar – benar… ah aku tidak boleh berharap ia menyukaiku. Sungmin milik sunny.

 

Seoul 07- 01-2012

Ah.. aku benar – benar bingung. Tadi, sungmin mengantarku pulang dan bilang ia menyukaiku. Apa yg harus kulakukan? Aku juga menyukai sungmin tp tidak ingin meyakiti hati sunny. Jadi, aku bilang aku tidak menyukainya. Ia tampak sedih dan bertanya apa aku berbohong untuk sunny? Aku sempat kaget bagaimana bisa sungmin tau perasaan sunny padanya . Tapi, tentu aku tidak mengaku. Aku bilang aku memang tidak menyukainya dan aku meminta sungmin untuk belajar menyukai sunny. Yah… aku patah hati.

Sorenya aku menelpon sungmin dan aku bilang jika sungmin benar – benar menyukaiku, ia harus berpacaran dengan sunny. Awalnya sungmin menolak. Tapi, aku terus memaksanya .

 

Seoul, 10-01-2013

Hari ini aku tau semuanya tentang penyakitku. Akhirnya dokter lee menceritakan semuanya. Aku terkena penyakit spinocellebar degeneration atau yang sering disebut ataxia. Aku shock,kaget, marah,kesal, benci . Kenapa aku yang terkena penyakit sialan ini? Aku tidak bisa membayangkan saat aku akan menjadi lumpuh. Aku tidak bisa membayangkan saat aku bagaikan mayat hidup. Mengapa takdir itu begitu kejam?

Kadang aku berfikir hidupku ini benar – benar seperti sebuah film. Hanya saja aku bukan tokoh utama yang bisa hidup sampai akhir hayatnya. Aku adalah tokoh figuran yang bisa mati kapan saja.

 

            Sunny menangis sesenggukan sambil menggengam tangan tiffany sambil berkata “ Mianhae fanny… disaat kau sedang mengalami ini semua aku malah jahat padamu “ tangis sunny. Sunny sangat ingat saat itu ia meminjam catatan tiffany dan di salah satu halamannya terselip foto sungmin. Di belakang foto tersebut ada tulisan “ I love you” . Saat itu sunny benar – benar marah. Ia langsung memaki tiffany yang baru datang tanpa memperhatikan kondisi tiffany yang berantakan. Mata gadis itu bengkak seolah habis menangis, jalannya pun aneh sekali. Namun, sunny yang sudah tersulut emosi langsung menunjuk tiffany dan mengucapkan sumpah serapah yang kejam.

            Tergambar jelas diingatan sunny saat itu sunny langsung menyuruh tiffany pindah tempat duduk. Tiffany duduk di bangku paling belakang. Tidak hanya itu sejak kejadian itu sunny dan teman – teman perempuan di kelas memusuhi Tiffany. Tiffany benar – benar terkucilkan .

Seoul, 11- 01-2013

Sunny sudah tau semuanya . Tp, sunny salah sangka. Ia pikir aku menyukai sungmin dan ingin merebutnya. Aku benar – benar stres dan ingin cepat mati saja. Baru kemarin aku mendengar kenyataan soal penyakitku dan esoknya saat aku ingin menceritakannya pada sunny, sunny malah marah padaku dan memaki aku dengan kata – kata yang menyakitkan. Tidak hanya itu, aku dijauhi oleh teman – teman sekelas. Rasanya benar – benar menyedihkan. Saat ini aku butuh seseorang yang bisa memelukku dan menguatkan aku L Appa makin sibuk saja dengan pekerjaanya. Penyakit sialan ini tentu menghabiskan banyak uang dan untuk meneruskan pengobatan appa terpaksa bekerja lebih giat. Rasanya, aku ingin mati dan menyusul eomma saja .

 

 

 

 

Seoul, 12 – 01-2013

Tadi aku makan di kantin sendirian. Teman – teman yg lain benar – benar menjauhiku. Saat aku akan bergabung makan dengan mereka, mereka malah pergi sambil menatapku nyinyir.

 

Seoul, 13 – 01-2013

Benar – benar melelahkan L Tadi saat aku pulang dari terapi seorang anak lelaki menghampiriku dan menghina cara jalanku yang aneh ini. Meskipun anak itu bukan orang pertama yang menghinaku hatiku sakit. Teman – teman di sekolah juga setiap hari menghina cara jalanku dan yang lebih parah sunny bilang aku hanya cari perhatian namja – namja di sekolah. Aish… sunny apa kau gila? Bahkan semua namja juga menatapku nyinyir dan jijik. Kecuali sungmin.

 

Seoul, 14 – 01- 2013

Tadi aku mendekati teman – teman sekelasku yang sedang belajar bersama di perpustkaan . Tapi, mereka malah menghinaku. Mereka bilang aku penghianat, perempuan menjijikkan, aneh. Mereka juga lagi – lagi menghina cara jalanku . Kupikir sunny akan membelaku tapi dia malah tertawa.

 

Seoul, 15-01-2013

Tadi aku tergesa – gesa karena harus cepat- cepat kerumah sakit untuk terapi. Setelah tau penyakitku aku memang sering kerumah sakit setelah terapi.Lagipula buat apa berlama – lama disekolah Cuma untuk mendengar hinaan teman – temanku? Tadi aku jatuh tapi kali ini memang ada yang menyandungku. Orang itu adalah sunny. Ia hanya tertawa melihatku jatuh terjerembab begitu juga dengan teman – teman yang lain. Aku yakin sunny tidak bermaksud berbuat begitu. Aku kenal sunny. Sunny anak yang baik dan manis. Ia begitu karena kesalahanku .

 

 

 

Seoul, 28 – 01-2013

Sudah beberapa hari aku tidak masuk sekolah. Penyakitku semakin memburuk.  Ada yang bilang sudah saatnya aku dipindahkan ke sekolah “khusus”. Tp, aku belum siap. Aku juga tidak ingin kembali ke sekolah. Jd, aku bilang pada appa sebaiknya untuk beberapa lama aku tinggal dirumah kalau aku sudah siap untuk kesekolah khusus aku akan pergi ke sana.

[FF] My Boy Part 3/3 (END)

Cast     : Kyuhyun Super junior ‘       

            Sooyoung SNSD

             Siwon super junior

Judul   ; My boy

Genre : Fantasy/Romance

Author pov   

            Kyuhyun langsung berlariii menuju pintu saattt   mendengar suara pintu dibuka. Senyumnya langsung hilang melihat orang yang berdiri di sampng sooyoung dan menggenggam erat tangan sooyoung

            “ Ada sesuatu yang ingin kami sampaikan padamu “ kata siwon dingin “ Kami akan segera menikah sebaiknya kau pergi dari sini “

            “ Apa!? Kau bercanda kan “ kata kyuhyun sambil berjalan cepat mendekati sooyoung “ Katakan padaku bahwa ini semua hanya lelucon “

            “ Kami serius “ kata siwon lagi “ Kau kan sudah tau siapa aku dan bagaimana perasaan sooyoung padaku. Jadi, sebaiknya kau pulang sekarang “

            “ Pulang?” tanya kyuhyun

            “ Sooyoung sudah menceritakan semua tentangmu “ ujar siwon “ Terima kasih sudah menjaga sooyoungku. Tugasmu sudah selesai saatnya kau pulang ke tempat asalmu. “

            “ Tapi……….”

            “ Pulanglah kyu “ kata sooyoung “ Aku sudah muak melihatmu. Kau selalu merepotkanku . Sekarang aku sudah bertemu dengan orang yang benar benar aku cintai dan kami akan segera menikah. Jadi, tolong kembalilah “

            “ Apa kau serius?” tanya kyuhyun memastikan “ Tatap mataku dan katakan bahwa kau hanya bercanda “

            Sooyoung menatap mata kyuhyun lekat-lekat “ Pergilah atau aku yang pergi dari sini “

            “ Baik..aku akan segera pergi dari sini “ kata kyuhyun “ Tapi, aku butuh waktu “

            “ Hanya 3 hari “ kata siwon “ Setelah 3 hari kau harus pergi dari sooyoung “

 

Author pov

            Kyuhyun duduk di pinggiran tempat tidur sambil memandang foto sooyoung yang ada di ponselku. Hatiku begitu sakit mengingat kejadian tadi. Kenapa sooyoung lebih memilih laki-laki itu daripada aku? Apa sesungguhnya kekuranganku? Kata kyuhyun

            “ Aggh!! Kyuhyun menjambak rambutnya  sendiri “ Aku terlalu mencintaimu, soo aku tidak bisa begitu saja melepaskanmu” kata kyuhyun sambil terduduk di lantai . Hatinya begitu sakit membayangkan gadis yang paling ia cintai akan menikah dengan pria lain dan meninggalkannya .           

            “ Aku bisa mati tanpamu,soo “ bisik kyuhyun pelan sambil meringkuk di lantai “ Kumohon jangan tinggalkan aku. Aku akan melakukan apapun yang kau minta asal kau tak meninggalkan aku “

Sooyoung pov

            “ Aku sudah membuatkan sarapan untukmu “ kataku saat ia keluar kamar “Makanlah “ kataku lagi lalu bergegas meninggalkannya. Melihat penampilannya aku yakin semalaman ia menangis . Hatiku sebenarnya perih melihat keadaannya namun aku terpaksa melakukan ini semua. Aku tidak boleh egois. Biarlah aku menderita asal ia tidak menghilang .

            “ Kau mau kemana ?” tanyanya sambil memegang tanganku “ Jangan pergi. Kumohon “

            “ Aku mau pergi bersama siwon “ kataku datar

            “ Kumohon jangan pergi. Tidak bisakah kau membatalkan rencanamu untuk menikah dengannya? Aku benar – benar mencintaimu, soo. Aku akan berusaha membahagiakanmu. Kumohon jangan tinggalkan aku. Aku bisa mati tanpamu “ ujarnya sambil memohon kemudian ia melanjutkan “ Apa perlu aku bersujud di kakimu agar kau tetap disampingku?”

            “ Kyu, kumohon jangan seperti ini “ kataku sambil membelakanginya. Aku tak akan tahan melihat ekpresinya “ Aku..aku sangat mencintai siwon. Jangan halangi aku “ kataku sambil melepas pegangan tangannya di tanganku.

            Aku langsung keluar dan kudapati siwon sudah ada di depan rumahku.Ia langsung tersenyum manis saat melihatku “ Apa tidurmu nyenyak, chagi?” tanyanya

            Aku hanya mengangguk “ Ayo kite pergi sekarang “ kataku sebelum kyuhyun menghalangiku “ Aku ingin cepat-cepat pergi dari sini “

            Aku dan siwon langsung masuk ke dalam mobil. Namun, sebelum aku masuk aku sempat memandang belakang entah mengapa aku berharap kyuhyun mengejarku. Aku pun lamgsung masuk ke dalam mobil

            “ Apa kau sudah sarapan?” tanya siwon lagi

            “ Ne “ kataku singkat

            “ Kapan laki-laki itu akan pergi?” tanyanya lagi “ Sebaiknya kau tinggal bersamaku saja. Aku khawatir kalau kau dan dia tetap tinggal di satu rumah “

            “ Masalah itu..biar aku pikirkan dulu “kataku lagi “ Lagipula aku sudah begitu menyakitinya. Dia pasti membenciku “>

            “ Kau yakin?” tanya siwon sambil melirikku “ Lalu siapa orang gila yang berlari mengejar kita?”

            Aku refleks menoleh ke belakang dan aku benar-benar terkejut melihat kyuhyun mengejar mobil kami bagai orang gila. Aku langsung berniat turun tapi siwon langsung memegang tanganku sambil menggeleng “ Jangan. Kalau kau turun dia tidak akan mau pulang. Apa kau mau dia menghilang?” kata siwon . Aku hanya menggelengkan kepala . Siwon menginjak gas mobilnya . Aku berharap kyuhyun berhenti mengejar namun aku salah. Ia malah semakin gigih mengejar mobil kami.

            “ Siwon berhenti!” kataku sambil memegang lengan siwon “ Berhenti sekarang. Ia bisa mati “ kataku lagi.

            Siwon mendengus kesal lalu menepi . Aku langsung turun dan berlari menghampiri kyuhyun yang terengah-engah. Aku takut sekali ia pingsan.

            “ Ya!! Apa kau gila?” kataku

            “Aku…aku…aku tidak bisa melupakanmu. Aku terlalu mencintaimu. Kumohon…jangan tinggalkan aku “ katanya sambil terengah –engah.

            “ Tapi aku tidak mencintaimu, kyuhyun “ kataku sambil berusaha menahan tangis “ Aku tidak peduli…aku tidak peduli kau bisa melupakan aku atau tidak. Aku tidak peduli padamu, kyu. Menyingkirlah dari hidupku “

            “ Kau mau pergi sendiri atau perlu aku yang mengusirmu dengan caraku ?” tanya siwon yang tiba – tiba muncul “ Sudah berkali – kali kukatakan jauhi calon istriku! Apa kau tuli!!?” kata siwon .

            “ Aku tidak akan meninggalkannya “ kata kyuhyun mantap. Siwon yang berang langsung menarik kerah baju kyuhyun dan memukulnya habis-habisan. Sooyoung berusaha menghentikan siwon. Namun, tampaknya namja itu tidak mendengar isak tangis dan teriakan sooyoung. Kyuhyun hanya pasrah dipukuli siwon. Wajahnya sudah babak belur.

            “ Siwn..hentikan!” ujar sooyoung sambil menghadang siwon yang akan memukul kyuhyun lagi “ Dia bisa mati “

            “ Kali ini kau selamat “ tunjuk siwon pada kyuhyun “ Tapi lain kali akan kubuat kau pergi ke surga “.

            “ Kau! Berhenti mendekatiku “ kataku sambil menatap kyuhyun lalu aku langsung berbalik dan mengajak siwon pergi . Namun, kyuhyun langsung memeluk kakiku dan berkata dengan terisak “ Kumohon..jangan tingalkan aku. Aku akan melakukan apapun yang kau minta “

            “ Benarkah?” tanyaku sambil berbalik “ Kalau begitu jauhi aku. Pergi dari rumahku dan jangan pernah muncul di hadapanku lagi “.

Kyuhyun pov

            Aku menatap kepergian sooyoung dengan hati pedih. Tubuhku juga terasa pedih . Aku mencoba berdiri namun kepalaku benar-benar terasa pusing. Tubuhku pun langsung jatuh ke trotoar. Tubuhku entah kenapa seolah-olah terasa tersedot ke dalam tanah. Aku pernah mengalami hal ini sebelumnya. Tubuhku terlalu lemah untuk menolak hisapan ini.Aku hanya pasrah. Mungkin ini saatnya aku kembali ke tempat asalku .

Sooyoung pov

            Aku tidak henti – hentinya menangis. Siwon berkali – kali menenangkanku dan mengatakan apa yang kulakukan adalah hal yang benar.Tapi, entah kenapa hatiku tetap saja tidak rela.

            “ Siwon..kurasa sebaiknya kita pulang. Aku khawatir dengan keadaannya “ kataku.

            “ Mwo? Tapi aku sudah membuat janji dengan pemilik butik “ kata siwon “ Sudahlah, tak akan terjadi apa-apa padanya . “

            “ Maafkan aku tapi aku benar – benar ingin pulang “ kataku lagi . siwon akhirnya mengangguk dan berkata “ Baiklah. Aku antar kau pulang “

            “ Jangan “ kataku “ Aku tak mau kalian bertengkar “

            “ Baiklah “ kata siwon sambil menepikan mobilnya “ Hati – hati “ katanya lagi . Aku hanya mengangguk dan langsung turun dari mobil lalu menyetop taxi. Aku benar – benar merasa khawatir sekarang.

            Sesampainya dirumah langsung kucari ia di kamarnya. Namun, dia tak ada . Aku mencarinya ke seisi ruangan namun tak ada tanda tanda kehadirannya . Aku sekarang benar – benar khawatir . Akhirnya kuputuskan untuk menunggu sampai malam.

Author pov   

            Sooyoung tetap menunggu kepulangan kyuhyun . Namun, sayangnya sampai pagi datang namja itu tak kunjung datang . Sooyoung hanya bisa menangis menyesali tindakannya yang kejam itu .

            Tok..tok..tok…           

            Sooyoung langsung berlari ketika mendengar suara pintu diketuk. Namun, sayangnya bukan kyuhyun yang ia temui di balik pintu melainkan siwon.

            “ Kau kemana saja?Kenapa tak emngangkat teleponku? Tak taukah kau betapa khawatirnya aku?” tanya siwon sambil menatapku lekat-lekat.

            “ Dia hilang “ kata sooyoung “ Dia..sudah pergi “ kata sooyoung lemah.

            “ Dia sudah kembali? Syukurlah…tak ada lagi yang menghalangi rencana kita “ kata siwon sambil tersenyum.

            Sooyoung Cuma diam membisu. Entahlah, semenjak kedatangan kyuhyun perasaanya pada siwon mulai berkurang dan akhirnya menghilang sama sekali.

            “ Siwon..kita batalkan saja pernikahan kita “ kata sooyoung lemah “ Aku..tidak bisa melakukan ini “.

            “ Mwo?” kata siwon “ Apa kau gila?”

            “ Maafkan aku “

            “ Tapi…”

            “ Maafkan aku “

 

Kyuhyun pov

            Aku menatap gedung tua di belakang kampus. Sudah setahun sejak kejadian itu. Saat itu aku tidak tau kenapa aku bisa kembali pulang. Aku tiba – tiba saja sudah berada di gedung belakang kampus dengan pakaian yang sama seperti saat aku pergi dan saat aku mengecek kalender di handphoneku ternyata tak ada yang berubah. Tanggal, bulan dan tahun kepergianku sama persis dengan saat aku kembali dan yang lebih aneh foto-foto sooyoung bahkan hilang dari handphoneku seolah tak pernah terjadi apa-apa. Namun, setiap kejadian yang aku alami dengannya tak bisa hilang begitu saja.

            Hari ini kuputuskan untuk sekali lagi kemari sebelum aku benar-benar melupakannya dan menjalankan hidupku. Kubuka pintu gedung itu perlahan. Aku masuk ke ruangan tempat lemari yang kuduga adalah mesin waktu itu. Aku masuk ke dalam lemari itu . Entah kenapa aku ingin mengenang semuanya dalam lemari ini. Kubayangkan awal pertemuanku dengan sooyoung sampai akhir pertemuan kami yang menyakitkan dan entah ini hanya khayalanku atau tidak aku merasa terhisap dan dalam sekejap aku seperti tertidur di sebuah aspal. Langsung saja kubuka mataku dan aku sangat terkejut begitu tau aku berada di jalan dimana aku bertemu dengan sooyoung terakhir kali. Jalan dimana aku dipukuli olehnya . Aku langsung bangun dan menatap sekeliling memastikan aku tidak bermimpi.

            “ Kyuhyun ?kaukah itu?” tanya sebuah suara yang familiar ditelingaku. Aku langsung berbalik dan di hadapanku berdiri seorang laki-laki dan seorang wanita Laki-laki itu adalah siwon namun perempuan disampingnya bukan sooyoung.

            “ Ya, ini aku “ ujarku dingin

            “ Kau kemana saja? Selama ini sooyoung mencarimu . Dia bahkan tidak pernah berhubungan dengan laki-laki lain selain dirimu. Dia benar – benar kehilangan dirimu “.

            “ Mwo!!? Bagaimana bisa? Bukannya dia mencintaimu? Bukannya kalian akan menikah ?”

            “ Itu…” siwon terdiam “ Biar kuantar kau ketempat sooyoung dan akan kujelaskan semuanya di perjalanan “

            Selama perjalanan aku hanya terdiam . Siwon sudah menjelaskan semuanya. Ternyata selama ini sooyoung mencintaiku. Namun, ia terpaksa meninggalkanku karena siwon membohonginya dengan mengatakan aku akan menghilang selamanya jika aku tetap bersamanya . Siwon melakukan itu karena ia mencintai sooyoung dan tak ingin kehilangan gadis itu. Namun, setelah kepergianku siwon dan sooyoung batal menikah karena sooyoung begitu patah hati .

            “ Sudah sampai “ kata siwon tiba – tiba “ Kejarlah cintamu, saudaraku “ katanya lagi sambil tersenyum “ Dia menunggu kedatanganmu “.

Sooyoung pov           

            Selama setahun belakangan ini aku terus melamun memikirkan kyuhyun . Aku batal menikah dengan siwon dan belakangn siwon mengakui ia berbohong padaku . 

            Tok..tok..tok..

            Dengan enggan aku berjalan membuka pintu dan betapa terkejutnya aku saat aku membuka pintu di hadapanku berdiri laki – laki yang paling aku cintai

            “ Kyu…”

            “ Ne, ini aku soo “ katanya sambil langsung memelukku “ Kau tau betapa aku merindukanmu . Rasanya bisa mati tanpamu “

            “ Aku juga mencintaimu, kyu. Sangat. Maafkan aku..aku terpaksa melakukan itu dulu…aku…”

            “ Aku sudah tau semuanya “ kata kyuhyun “ soo, would you marry me?”

            Aku hanya bisa menangis bahagia. Akhirnya hari yang aku tunggu- tunggu tiba . hari dimana aku dan kyuhyun bersatu kembali . Aku langsung mengangguk sebagai jawaban atas pertanyaannya “ Ya, aku mau “ kataku .

            Kyuhyun langsung tersenyum dan mencium bibirku lembut “ Gomaw, chagiya “ katanya .

                                                The end  

[lirik] snsd – echo

blogue

All]
Echo, echo, echo, echo, echo, echo
[Jessica]
Neo gateun namja jinjja cheo eumiya
Yeojaneun da nikkeoran saenggage

[TaeYeon]
Neo gateun namja neun cheomiya
Nae mameul seollege hamyeon seodo
Na ppaego dareun yeojal saenggakhae
Modeunge nae nune neun boindago

[Yoona]
Yeoja deureun nikkeoran saenggak
Modu neoreul joha hal georaneun chakgak
[Jessica]
Juwi joheun saram deureun moduda mang gag
Yeogiye jeogiye neoye dalkom han maldeuri

[All]
Echo, echo, echo, echo
[Tiffany]
Neoye moksori ga nal jakku gwerophijanha like a
[All]
Echo, echo, echo in my mind
[Tiffany]
Aereul sseugo inneunde magaboryeo haenneunde like a
[All]
Echo, echo, echo, echo
[Sunny]
Nal hyanghan ge aninde babo gachi wae geurae like a
[All]
Echo, echo, echo in my brain
[Sunny]
Naege haneun mal gatjanha niga geuman joha jyeotjanha

[Jessica]
Nunchido eobtneun geon jwe ingeol
Amuri sogeuro man wechyeo bwado
Deulliji anhneun geon beorin geol
Hajiman pogido shipjineun anha

[SooYoung]
Jibeul naseomyeon jageop shijak
Jinaganeun yeoja deureun modu myeong jak
[SeoHyun]
Geureo daga geollimyeon baro sujak
Yeogiye jeogiye neoye dalkomhan maldeuri

[All]
Echo, echo, echo, echo
[Yuri]
Neoye moksori ga nal jakku gwerophijanha like a
[All]
Echo, echo, echo in my mind
[Yuri]
Aereul sseugo inneunde maga boryeo haenneunde like a
[All]
Echo, echo, echo, echo
[TaeYeon]
Nal hyanghan ge aninde babo gachi wae geurae like a
[All]
Echo, echo, echo in my brain
[TaeYeon]
Naege haneun mal gatjanha niga geuman joha jyeotjanha

[All]
Nawa geuga jaldwe gireul bara shineun bundeureun
Throw your hands up, throw your hands up
Geuga naege hangeo boda jalhae julsu inneun bun
Throw your hands up, throw your hands up

[All]
Echo, echo, echo, echo
[HyoYeon]
Neoye moksori ga nal jakku gwerophi janha like a
[All]
Echo, echo, echo in my mind
[HyoYeon]
Aereul sseugo inneunde maga boryeo haenneunde like a
[All]
Echo, echo, echo, echo
[Jessica]
Nal hyanghan ge aninde babo gachi wae geurae like a
[All]
Echo, echo, echo in my brain
[Jessica]
Naege haneun mal gatjanha niga geuman joha jyeotjanha

[All]
Echo, echo, echo, echo
[Sunny]
Neoye moksori ga jakku gwerophijanha
[All]
Echo, echo, echo, echo
[SeoHyun]
Ibaram dungiya naegedo jom jalhaebwa
[All]
Echo, echo, echo, echo

[lirik] snsd – bad girl

SNSD-Bad-Girl-girls-generation-club-24782493-900-506

[Taeyeon] Oh yeah!

[All] Oh oh oh oh oh
Oh oh oh oh oh
Oh oh oh oh oh
[Yuri] Kanpekina bad girl

[All] Oh oh oh oh oh
Oh oh oh oh oh
Oh oh oh oh oh
[Seohyun] Kanpekina bad girl yo

[Tiffany] Watashi no secret shitteitanara
Anata wa sou kitto odorukun janai?
[Sooyoung] Don’na jidai mo kagayaku My style
Hoka no darenimo mane dekinai wa

[All] Kono himitsu
[Jessica] Oshieteageru! ([All] Oshieteageru)
[Sunny] Hora misete ageru ([Yoona] Alright)
[Taeyeon] Mou kakugo deki teru? ([All] Mou kakuga deki teru?)
[Tiffany] Sugu toriko ni naru
[Seohyun] Toriko ni naru

[All] Oh oh oh oh oh ([Taeyeon] Oh)
Oh oh oh oh oh ([Taeyeon] Hey yeah)
Oh oh oh oh oh
[Sooyoung] Kanpekina bad girl yo

[All] Oh oh oh oh oh ([Taeyeon] Oh)
Oh oh oh oh oh ([Taeyeon] Oh)
Oh oh oh oh oh
[Hyoyeon] Kanpekina bad girl yo

[Jessica] So tell me watchu wanna do?
[Yuri] Souzouijou no feeling, machiganaidesho? ([Taeyeon] Oh) Watashi dake no rule ([Taeyeon] Oh) Futsuu ja iyana no ([Taeyeon] Yeah, yeah)
[Sunny] Muzukashikunai wa, ([Taeyeon] Nai wa) Sunaona dake ([Taeyeon] Oh yeah) Anadoraide yo tada tsuite kite ([Taeyeon] Tsuite kite yo)

[All] Kono himitsu
[Jessica] Oshieteageru! ([All] Oshieteageru)
[Sunny] Hora misete ageru ([Yoona] Alright)
[Taeyeon] Mou kakugo deki teru? ([All] Mou kakuga deki teru?)
[Tiffany] Sugu toriko ni naru
[Seohyun] Toriko ni naru

[All] Oh oh oh oh oh ([Taeyeon] Oh)
Oh oh oh oh oh ([Taeyeon] Oh)
Oh oh oh oh oh
[Jessica] Kanpekina bad girl yo

[All] Oh oh oh oh oh ([Taeyeon] Oh)
Oh oh oh oh oh ([Taeyeon] Oh)
Oh oh oh oh oh
[Sunny] Kanpekina bad girl yo

[Jessica] So tell me whatchu wanna do?
[Tiffany] Boy whatchu wanna do do? Ooh~
[Jessica] So tell me whatchu wanna do?
Oh watchu wanna do boy, whatchu wanna wanna, oh whoa
Tell me what you want

[Hyoyeon] Watashi no secret shitteitanara
Anata wa sou kitto

[Jessica] Oshieteageru! ([All] Oshieteageru)
[Sunny] Hora misete ageru ([Yoona] Alright)
[Taeyeon] Mou kakugo deki teru? ([All] Mou kakuga deki teru?)
[Tiffany] Sugu toriko ni naru
[Seohyun] Toriko ni naru

[All] Oh oh oh oh oh ([Taeyeon] Oh)
Oh oh oh oh oh ([Taeyeon] Oh) ([Sunny] Hora misete ageru)
Oh oh oh oh oh
[Tiffany] Kanpekina bad girl
([Taeyeon] I’m your special soul, I’m bad girl alright)
[All] Oh oh oh oh oh
Oh oh oh oh oh ([Tiffany] Sugu toriko ni naru)
Oh oh oh oh oh
[Taeyeon] Kanpekina bad girl yo
([Yuri] Souzouijou no feeling, machiganaidesho?) ([Jessica] Whoa)
[All] Oh oh oh oh oh ([Sunny] Hora misete ageru)
Oh oh oh oh oh
Oh oh oh oh oh
[Jessica] Kanpeki na bad girl yo
([Sunny] Muzukashikunai wa, sunaona dake)
[All] Oh oh oh oh oh ([Taeyeon] Come make me now to fall in love)
Oh oh oh oh oh
Oh oh oh oh oh ([Tiffany] Sugu toriko ni naru)
[Seohyun] Kanpeki na bad girl yo