FF First love part 1/3

First Love part 1

                        Yoona SNSD

                        Jessica SNSD

                        Hyorin Sistar

            Genre : romance/ threeshot

 Yoona POV

            Hari ini adalah hari pertamaku masuk kuliah. Senang? Tentu saja senang karena aku bukan lagi anak kecil yang harus menggunakan seragam kemana-mana. Aku melangkahkan kakiku masuk ke gedung kampus. Suasana di kampus benar- benar berbeda dengan suasana yang ku temui di sekolah. Jujur saja ini membuatku sedikit gugup.                                                             “ Hai..apa kau anak tingkat satu juga?’ tanya seseorang sambil tersenyum ramah. Aku hanya mengangguk dan membalas senyumnya “ Perkenalkan, aku Lee Donghae. Panggil saja aku donghae “ ujarnya sambil mengulurkan tangannya.

            “ Hallo.. aku yoona “ jawabku sambil tersenyum “ Akhirnya..aku bertemu dengan anak tingkat satu juga “ ujarku lega .

            “ Kau lega karena bertemu dengan anak tingkat satu atau karena sudah berkenalan dengan pria tampan sepertiku?” ujarnya sambil tersenyum menggoda.

            “ Aish..kau terlalu percaya diri tuan lee” ujarku sambil meninggalkannya masuk ke ruang kelas. Donghae hanya terkekeh sambil mengikutiku “ Jadi, kau tidak mengakui ketampananku?” ujarnya sambil mengambil bangku tepat disampingku “ Padahal semua gadis-gadis di sekolahku begitu memujaku “.

            “ Apa kau pikir dirimu setampan lee seung gi oppa?’ojarku sambil berdecak “ Jangan terlalu percaya diri tuan lee. Tidak semua gadis bisa terjerat pesonamu “.

            “ Lee seung gi? Tentu aku lebih tampannya darinya “ ujar donghae dengan percaya diri .

            “ Bermimpilah tuan lee “ ujarku lagi.

            “ Apa kau benar-benar tidak tertarik padaku?” ujar donghae sambil menatapku lekat-lekat “ Apa menurutmu aku kurang tampan?”

            “ Apa itu begitu penting bagimu?”

            “ Tentu saja itu penting bagiku. Baru kali ini aku bertemu gadis yang tidak terkena oleh pesonaku. Kau benar-benar wanita hebat “ ujar donghae.

            Yoona hanya menggeleng-gelengkan kepalanya “ Kau benar-benar terlalu percaya diri “.

Author POV

            Sejak kejadian itu, Yoona dan Donghae menjadi sangat dekat saking dekatnya mereka banyak yang mengira yoona dan donghae berpacaran. Namun, yoona selalu menyangkal hal itu. Reaksi yoona sangat berbeda dengan donghae. Setiap orang yang bertanya padanya mengenai hubungannya dan yoona ia hanya tersenyum dan menjawab “ Kami cocok kan?”

            “ Yaa!! Kenapa kau selalu bertingkah seolah-olah kita berpacaran “ protes yoona saat untuk kesekian kali, donghae datang ke apartementnya untuk mengerjakan tugas bersama.

            “ Apa itu menganggumu ?” kata donghae balik bertanya.

            “ Aniyo…tapi…”

            “ Yasudah biarkan saja seperti ini “ kata donghae cuek “ Lagipula kau harusnya bersyukur di gosipkan denganku “.

            Yoona hanya berdecak kesal “ Yasudah, lebih baik kita kerjakan tugasnya segera “ ujar yoona sambil mendekat ke arah donghae sambil membawa laptopnya “ Aku sudah mencari beberapa referensi dari internet. Coba kau lihat yang mana yang akan kita gunakan?”

            Donghae mendekat ke arah yoona dan menatap ke layar laptop dengan serius “ menurutku, artikel ini sudah cukup lengkap. Kita bisa menggunakannya sebagai referensi. Tapi, kita harus menambahkan juga dari buku. Bagaimana menurutmu? “ ujar yoona sambil menatap donghae yang ternyata juga sedang menatapnya.

            Yoona tentu langsung grogi di tatap seperti itu oleh donghae dengan jarak yang begitu dekat pula “ Ya..apa yang kau lihat “ ujar yoona berusaha menutupi perasaan canggungnya

            “ Kau sangat cantik, yoona “ ujar donghae sambil menatap yoona lekat-lekat. Perlahan ia mendekatkan wajahnya ke arah yoona. Yoona berusaha menjauh. Namun dongahe dengan cepat menahan tubuh yoona di posisinya

            “ Ya!! Kau mau apa!!? Ujar yoona gugup.

            Donghae tidak menjawab. Ia semakin mendekatkan wajahnya ke arah wajah yoona . Perlahan ia mencium bibir tipis yoona. Yoona yang tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa memejamkan matanya. Yoona tak bisa memungkiri bahwa sebenarnya ia menyukai donghae.

            “ I love you, im yoona . Would you be my girlfriend?” bisik donghae pelan sambil menatap dalam mata yoona.

            “ I love you too “ kata yoona .

 

            Sejak itu Yoona dan Donghae resmi berpacaran. Hubungan mereka baik- baik saja sampai mereka berada di tingkat 4. Saat itu adalah saat yang paling sibuk buat Yoona dan Donghae karena mereka sibuk mengurus urusan masing-masing.

            Suatu hari Donghae sedang berada di cafe dekat kampus. Ia tadi begitu terburu-buru sampai melewatkan sarapannya.

            “ Hai..apa aku boleh duduk disini?” tanya seorang gadis berambut blonde. Gadis itu adalah Jessica. Jessica adalah teman sekampus donghae namun mereka berbeda jurusan. Jessica mengambil sastra inggris dan jessica juga berada di tingkat 4. Jessica dan Donghae pernah sekelas saat mereka masih duduk di bangku sekolah dan mereka juga sempat berpacaran. Namun, hubungan mereka harus kandas karena jessica dan keluarganya pindah ke Amerika.

            “ Jessica…..?” Ujar Donghae kaget “ Sejak kapan kau….”

            “ Sudah sejak lama “ ujar jessica sambil duduk di kurrrsi dddi depan donghae “ Tapi, kau tidak menyadari keberadaanku “.

            “ Ah itu…”

            “ Sudahlah lupakan saja “ ujar jessica “ Kau tau? Kupikir kau akan menepati janjimu untuk menungguku kembali ke korea. Ternyata…” jessica sengaja tidak melanjutkan perkataannya “ Selamat atas hubunganmu dan yoona. Aku turut bahagia kau menemukan wanita yang sepertinya cocok untukmu “.

            “ Kau…bahkan tak pernah memberiku kabar. Bagaimana bisa aku menunggu seseorang yang tak pasti akan kembali “ ujar donghae dengan nada sedih “ taukah kau betapa frustasinya aku saat itu?”

            Jessica menatap donghae lekat – lekat “ maafkan aku donghae. Aku benar-benar….. aku benar-benar tak punya pilihan saat itu. Namun, aku benar-benar kecewa saat aku memaksa pada orang tuaku untuk kembali kau malah sudah ada yang memiliki “.

            “ Kau bahkan tak memberiku alasan saat itu “

“ Suatu saat kau akan tau alasanku pergi saat itu “ ujar jessica “ Lee donghae, sejak dulu sampai saat ini perasaanku padamu tidak pernah berubah. Apa kau..masih mencintaiku ?”

            Donghae menghela napas. Jujur saja, di sudut hatinya masih ada ruang khusus untuk jessica bahkan ia masih memajang foto jessica di kamarnya bahkan semua barang- barang pemberian jessica seperti jaket, kemeja dan jam tangan masih disimpannya dengan baik.

            “ Donghae-ya…jawab pertanyaanku. Apa kau masih mencintaiku? Apa masih ada kesempatan buatku untuk memperbaiki semuanya? Jessica lalu menggenggam tangan donghae “ Apa kau benar-benar sudah melupakanku? Apa tidak ada lagi ice princess di hatimu? Aku aku sudah benar-benar terlambat? Apa gadis itu sudah menggantikan posisiku di hatimu?”

            Donghae tetap membisu “ Pinocchio… i really really love you. “ Ujar donghae sambil mulai menangis “ Bagaimanapun usahaku untuk melupakanmu aku tidak bisa. Seberapapun usahaku untuk mengikhlaskanmu menjadi milik gadis itu aku tidak bisa. Aku terlalu mencintaimu karena itu aku kembali ke sini berharap kau masih memwgang janjimu. Tapi apa? Aku sudah berusaha menjauhimu sejak aku tau kau sudah punya kekasih tapi, aku tidak bisa. Aku terlalu mencintaimu. Kumohon…kembalilah padaku dan tinggalkan dia “ ujar jessica mulai menangis terisak.

            “Donghae langsung merengkuh tubuh jessica ke pelukannya. Hatinya perih melihat gadis di hadapannya menangis “ Sssst..berhentilah menangis. Aku disini. Aku disampingmu “ ujar donghae sambil tetap memeluk jessica .

           

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s